Intelijen Ekonomi
Katalisator Kemajuan Pembangunan dan Daya Saing Daerah
DOI:
https://doi.org/10.46891/Kata Kunci:
Intelijen Ekonomi, Dodeca-Helix, Sistem Saraf Pusat, Badan Kesbangpol, Daya Saing DaerahAbstrak
Transformasi pembangunan daerah pada era volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas (VUCA) menuntut pergeseran mendasar dari keunggulan komparatif statis menuju keunggulan kompetitif yang bersifat dinamis dan berbasis pengetahuan. Dalam praktiknya, pemerintah daerah di Indonesia masih menghadapi persoalan struktural berupa fragmentasi data antarorganisasi perangkat daerah, lemahnya integrasi lintas-aktor, inersia birokrasi, dan keterbatasan kapasitas analitis dalam mendeteksi risiko dan peluang ekonomi secara dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis revitalisasi peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Badan Kesbangpol) dari institusi penjaga stabilitas politik menjadi simpul utama intelijen ekonomi daerah yang berfungsi sebagai "Sistem Saraf Pusat" (SSP) pemerintahan, sekaligus mengkaji operasionalisasi model Dodeca-Helix sebagai infrastruktur kolaborasi pengetahuan pembangunan wilayah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan yang dikontekstualisasikan dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis Intelijen Badan Kesbangpol Kota Bandung tahun 2025. Hasil studi menunjukkan bahwa kegagalan deteksi dini terhadap gejolak ekonomi daerah terutama disebabkan oleh isolasi informasi dan absennya mekanisme intelijen terpadu. Revitalisasi Badan Kesbangpol sebagai pusat pertukaran dan analisis informasi strategis menjadi kebutuhan mendesak untuk memperkuat fungsi pengawasan strategis, keamanan ekonomi, dan strategi pengaruh daerah. Kontribusi utama studi ini terletak pada redefinisi kelembagaan Badan Kesbangpol sebagai SSP intelijen ekonomi daerah serta pemanfaatan model Dodeca-Helix sebagai jaringan sensor cerdas pemerintahan. Intelijen Ekonomi ditegaskan sebagai prasyarat fundamental bagi resiliensi, kedaulatan wilayah, dan daya saing daerah dalam konteks persaingan geoekonomi global. Studi merekomendasikan 5 (lima) langkah strategis-kompetitif agar lebih mengakselerasi pembangunan daerah yang adaptif dan berkelanjutan.
Referensi
Adami, C. (2019). Economic Intelligence: Modern Concept. Bulletin of Taras Shevchenko National University of Kyiv. Economics, (207), 13–21. https://doi.org/10.17721/1728-2667.2019/207-6/2
Almubaroq, H. Z., Sulistiyanto, Asmoro, R. D., Purwantoro, S. A., Duarte, E. P., Yanto, S., Perwita, A. A. B., Hartono, U., Lelyana, N., Susanto, Tarigan, H., Saptono, E., & Dewanto, H. (2025). Mengelola Ketidakpastian: Strategi Pertahanan di Tengah Dinamika Global. Indonesia Emas Group.
Aminah, S., & Saksono, H. (2021). Digital Transformation of the Government: A Case Study in Indonesia. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 37(2), 272–288. https://doi.org/10.17576/JKMJC-2021-3702-17
Armstrong, S., & Urata, S. (2023). ‘Japan First’? Economic Security in a World of Uncertainty. ANU Press.
Balanda, A., & Cherniak, A. (2022). Economic Intelligence and Counter-Intelligence in Ensuring National Economic Interests: Theoretical and Applied Aspect. Ûridičnij Časopis Nacìonalʹnoï Akademìï Vnutrìšnìh Sprav, 12(3), 17–29. https://doi.org/10.56215/04221203.17
Broström, A. (2011). The Triple Helix: University–Industry–Government Innovation in Action – By Henry Etzkowitz. Papers in Regional Science, 90(2), 441–442. https://doi.org/10.1111/j.1435-5957.2011.00357.x
Chiru, I., & Ungureanu, G. T. (2021). Economic Intelligence. In Search of a Conceptual Framework. Strategic Impact, (78), 102–117.
Dima, A. M. (2021). Resilience and Economic Intelligence through Digitalization and Big Data Analytics. Amfiteatru Economic, 23(S15), 896. https://doi.org/10.24818/EA/2021/S15/896
García-Madurga, M.-Á., Grilló-Méndez, A.-J., & Esteban-Navarro, M.-Á. (2020). Territorial Intelligence, a Collective Challenge for Sustainable Development: A Scoping Review. Social Sciences, 9(7), 1–21. https://doi.org/10.3390/socsci9070126
Hicham, B., & Hamza, D. T. (2025). The Relationship of Economic Intelligence in Economic Institutions to Digital Transformation Read in Saudi Arabia’s Vision 2030 Experience the Extent to Which Algeria Has Benefited. Journal of Economic and Financial Research, 12(1), 720–747. https://asjp.cerist.dz/en/article/273280
Hind, B., & Outmane, S. N. (2024). Economic Intelligence and Scientific Innovation: A Synergy Model for Competitiveness and Sustainability. Revue Internationale de la Recherche Scientifique, 2(2), 582–588. https://doi.org/10.5281/zenodo.10982055
Kapitsinis, N., Munday, M., & Roberts, A. (2021). Exploring a Low SME Equity Equilibrium in Wales. European Planning Studies, 29(10), 1777–1797. https://doi.org/10.1080/09654313.2021.1882945
Marín, M. A. F.-V. (2025). The “New Economic Warrior”: An Analysis of the Use of Economic Intelligence and Cyber Intelligence in National Security Through Economic Warfare, Economic Defence, and Defence Economics. Dalam Springer Nature (hlm. 67–77). https://doi.org/10.1007/978-981-96-0235-3_6
Mostaque, E. (2025). The Last Economy A Guide to the Age of Intelligent Economics.
Nuryana, & Junaidi. (2025). Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 10(2), 356–383. https://doi.org/10.36982/jpp.v10i2.5266
O’Leary, E. (2015). Irish Economic Development: High-performing EU State or Serial Under-achiever? Routledge.
Saksono, H. (2012). Ekonomi Kreatif: Talenta Baru Pemicu Daya Saing Daerah. Jurnal Bina Praja, 04(02), 93–104. https://doi.org/10.21787/JBP.04.2012.93-104
Saksono, H. (2019). Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Sebagai Think Tanks dan Akselerator Perubahan Peradaban di Era Digital. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 14, 1–18.
Saksono, H. (2020). Innovation Hub: Media Kolaborasi Menuju Pemerintahan Daerah Inovatif. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 19(1), 1–16. https://doi.org/10.35967/jipn.v19i1.7854
Saksono, H. (2024). Inclusive Strategies to Bridge the Digital Gap: A Case Study of 9 Archipelago Provinces in Indonesia. Jurnal Bina Praja, 16(3), 629–638. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.629-638
Saksono, H. (2025). Sisi Ekonomi Inovasi Daerah: Model Terintegrasi Komersialisasi dan Monetisasi untuk Kemandirian Fiskal Daerah. Matra Pembaruan, 9(1), 1–16. https://doi.org/10.21787/mp.9.1.2025.1-16
Saksono, H., Humalanggi, M., Lantapon, N., & Butolo, I. (2023). The Role of Economic Intelligence in Accelerating Welfare of Gorontalo Province. Jurnal Bina Praja, 15(3), 543–556. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.543-556
Saksono, H., & Utami, K. J. (2024). Ekonomi Biru: Profil Kekayaan Laut dan Tingkat Kemiskinan di Wilayah Kepulauan Sulawesi Tenggara (2019-2023). Kainawa: Jurnal Pembangunan dan Budaya, 6(2), 139–150. https://jurnal.kainawa.id/index.php/knw/article/view/82
Seiglie, C., Coissard, S., & Échinard, Y. (2008). Economic Intelligence and National Security. Dalam Contributions to Conflict Management, Peace Economics and Development (hlm. 235–248). Contributions to Conflict Management, Peace Economics and Development. https://doi.org/10.1016/S1572-8323(08)06014-1
Squalli, J., & Wilson, K. (2014). Intelligence, Creativity, and Innovation. Intelligence, 46(1), 250–257. https://doi.org/10.1016/j.intell.2014.07.005
Wijaya, T., & Jayasuriya, K. (2024). A New Multipolar Order: Combined Development, State Forms and New Business Classes. International Affairs, 100(5), 2133–2152. https://doi.org/10.1093/ia/iiae135
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Penulis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.