Analisis Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan dan Potensi Destinasi Pariwisata di NTB

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.46891/

Kata Kunci:

pertumbuhan kunjungan wisatawan, potensi destinasi wisata, sektor pariwisata, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

Abstrak

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu provinsi yang memiliki potensi kepariwisataan unik, khas, dan menarik. Jumlah kunjungan wisatawan ke NTB tahun 2022 mencapai 3.049.556 orang, meningkat 20,5% dibandingkan tahun 2021. Namun, pertumbuhan pariwisata di NTB diikuti berbagai tantangan seperti kapasitas kepariwisataan daerah. Karenanya, diperlukan analisis pertumbuhan kunjungan wisatawan dan potensi destinasi pariwisatanya agar dapat terwujud pariwisata berkelanjutan yang memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, lingkungan, dan ekonomi secara berkesinambungan. Studi ini bertujuan menganalisis potensi destinasi pariwisata yang disandingkan dengan dinamika kunjungan wisatawan ke Provinsi NTB, khususnya P. Lombok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata berkelanjutan dipicu oleh faktor internal berupa potensi kepariwisataan NTB dan faktor eksternal, yaitu kebijakan pemerintah, ketersediaan infrastruktur, dan peran aktif masyarakat lokal. Intinya, pembangunan pariwisata berkelanjutan harus dilakukan secara holistik dan melibatkan semua pemangku kepentingan. Pemerintah perlu menyusun kebijakan yang mendukung pariwisata berkelanjutan. Selain itu, upaya peningkatan ketersediaan infrastruktur dan peran aktif masyarakat lokal menjadi sebuah keniscayaan. Karenanya, direkomendasikan kepada Pemerintah/Pemda untuk: 1) menyusun kebijakan yang mendukung pariwisata berkelanjutan; 2) meningkatkan ketersediaan infrastruktur pariwisata; dan 3) kepada masyarakat lokal diberdayakan melalui keterlibatan mereka dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Referensi

Aditya, I. W. P., Ardika, I. W., & Pujaastawa, I. B. G. (2019). Faktor Pendorong dan Implikasi Perkembangan Pariwisata Spiritual di Kawasan Pariwisata Ubud. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 8(10), 109.

Arida, I. N. S., & Sunarta, N. (2017). Pariwisata berkelanjutan. Pariwisata Berkelanjutan.

Calero, C., & Turner, L. W. (2020). Regional economic development and tourism: A literature review to highlight future directions for regional tourism research. Tourism Economics, 26(1), 3–26.

Febrianingrum, S. R., Miladan, N., & Mukaromah, H. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Pariwisata Pantai Di Kabupaten Purworejo. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, Dan Permukiman, 1(2), 130–142.

Hannaji, N., Bagiastra, I. K., & Kurniansah, R. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengembangkan Pariwisata Di Desa Wisata Bayan. Journal Of Responsible Tourism, 2(1), 149–156.

Islamy, N. (2019). Analisis Sektor Potensial, Dapatkah Pariwisata Menjadi Lokomotif Baru Ekonomi Nusa Tenggara Barat? Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation, 2(1), 1–10.

Khristianto, W. (2019). Faktor-Faktor Pendorong dan Penghambat Adopsi Teknologi Informasi untuk Pengembangan e-Tourism. Journal of Tourism and Creativity, 3(2), 151–162.

LALU, S. U. (2021). Analysis of Factors Affecting International Tourists’ Length of Stay in West Nusa Tenggara (NTB) Province, Indonesia. Analysis of Factors Affecting International Tourists’ Length of Stay in West Nusa Tenggara (NTB) Province, Indonesia, 10(3), 349–366.

Lin, V. S., Yang, Y., & Li, G. (2019). Where can tourism-led growth and economy-driven tourism growth occur? Journal of Travel Research, 58(5), 760–773.

Pradana, G. Y. K. (2019). Sosiologi pariwisata. Denpasar: STPBI Press.

Qin, X., Shen, H., Ye, S., & Zhou, L. (2021). Revisiting residents’ support for tourism development: The role of tolerance. Journal of Hospitality and Tourism Management, 47, 114–123.

Ruan, W., Li, Y., Zhang, S., & Liu, C.-H. (2019). Evaluation and drive mechanism of tourism ecological security based on the DPSIR-DEA model. Tourism Management, 75, 609–625.

Saksono, H. (2012). Ekonomi kreatif: Talenta baru pemicu daya saing daerah. Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance, 4(2), 93–104.

Saksono, H. (2013). Ekonomi biru: Solusi pembangunan daerah berciri kepulauan studi kasus Kabupaten Kepulauan Anambas. Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance, 5(1), 1–12.

Saksono, H. (2020). Creative Hub: Upaya menumbuhkan Kelas Kreatif dan Membangun Industri Kreatif di Kota Baubau. Kainawa: Jurnal Pembangunan & Budaya, Vol 2, No. 2 (2020). Hal. 107-118: DOI: 10.46891/kainawa.2.2020. 107-118. 2(2), 107–118. https://doi.org/10.46891/kainawa.2.2020.107-118

Saksono, H. (2023). Inovasi MALAPEAKA: Upaya Perbaikan Tata Kelola Pelayanan Publik di Kelurahan Bone-Bone, Kota Baubau. Kainawa: Jurnal Pembangunan Dan Budaya, 5(1), 1–15.

Yatmaja, P. T. (2019). Efektivitas Pemberdayaan Masyarakat Oleh Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Dalam Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan (Studi pada Pokdarwis Minang Rua Bahari di Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan).

Yuniati, M., Widyaningrum, M., & Salkiah, B. (2023). Analisis Potensi Ekonomi Sektor Pariwisata Dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Provinsi Nusa Tenggara Barat. KOLONI, 2(2), 335–341.

Diterbitkan

2023-11-30

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Analisis Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan dan Potensi Destinasi Pariwisata di NTB. (2023). Kainawa: Jurnal Pembangunan Dan Budaya, 5(2). https://doi.org/10.46891/