Peran Dukungan Aksesibilitas Transportasi Terhadap Minat Wisatawan Tanjung Lesung Banten
DOI:
https://doi.org/10.46891/kainawa.5.2023.17-30Kata Kunci:
akses transportasi, destinasi wisataAbstrak
Pantai Tanjung Lesung merupakan salah satu pantai di Banten yang sudah cukup terkenal di kalangan wisatawan, berjarak sekitar 160 Km dari Jakarta, terletak di ujung barat Pulau Jawa tepatnya di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Ruang lingkup dari kajian ini berkaitan dengan identifikasi permasalahan transportasi dari dan menuju kawasan Tanjung Lesung sedangkan perumusan masalahnya adalah bagaimana pengembangan wisata apa saja yang ada di Tanjung Lesung dan bagaimana kondisi existing transportasi dari dan menuju kawasan Tanjung Lesung. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, diharapkan menghasilkan output berupa rekomendasi pengembangan transportasi dari dan menuju Tanjung Lesung dengan outcome berupa bahan masakan guna mendukung terwujudnya pengembangan destinasi wisata Tanjung Lesung. Hasil dari analisa data menyimpulkan bahwa saat ini menuju Tanjung Lesung didukung oleh jaringan transportasi jalan, penyeberangan, kereta api, laut dan udara dengan simpul terdekat sebagai berikut: bandara terdekat adalah Bandara Soekarno Hatta, pelabuhan penyeberangan terdekat adalah Pelabuhan Merak, stasiun terdekat adalah Rangkasbitung, dan Terminal Tipe A terdekat adalah Terminal Labuan di Kota Pandeglang. Hanya saja keseluruhan moda yang tersedia belum terintegrasi dengan baik, sehingga wisatawan harus berganti moda hingga 3 kali naik angkutan umum. Berdasarkan hasil survei, KEK Tanjung Lesung dilalui ruas jalan nasional maupun provinsi. Secara umum, kondisi jaringan jalan dan jembatan yang melalui Tanjung Lesung dan sekitarnya masih memerlukan pengembangan dan perbaikan untuk menunjang aktivitas pariwisata.
Referensi
Darmastuti, N. (2019). Aksesibilitas Objek Wisata Umbul Sidomukti di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang [Skripsi, Universitas Negeri Semarang]. https://lib.unnes.ac.id/34163/
Dwipangestu, F. (2018). Aksesibilitas Kelurahan Balonggede dan Braga Sebagai Pusat Pelayanan Kota Bandung [Diploma Thesis, Universitas Komputer Indonesia]. http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptunikompp-gdl-fajardwipa-40189
Kastori, R. (2023, Juli 29). Pengertian Aksesibilitas Menurut Ahli. KOMPAS.com. https://www.kompas.com/skola/read/2023/07/29/120000069/pengertian-aksesibilitas-menurut-ahli
Özcan, E., Güçhan Topcu, Z., & Arasli, H. (2021). Determinants of Travel Participation and Experiences of Wheelchair Users Traveling to the Bodrum Region: A Qualitative Study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(5), 2218. https://doi.org/10.3390/ijerph18052218
Santosa, U. A. (2015, Juni 17). Jalan Panjang Menuju Destinasi Wisata Kelas Dunia. Kontan. https://lipsus.kontan.co.id/v2/tanjunglesung/read/245/Jalan-Panjang-Menuju-Destinasi-Wisata-Kelas-Dunia
Taufik, E. R., Ramdansyah, A. D., Muttaqin, Z., Suseno, B. D., & Mulyadi, R. (2016). Mengembangkan KEK Wisata Tanjung Lesung. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. https://eprints.untirta.ac.id/24131/
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Penulis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.