Dinamika Pembangunan Manusia Inklusif dan Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan
Studi Kasus Kota Baubau, 2005-2023
DOI:
https://doi.org/10.46891/kainawa.6.2024.7-15Kata Kunci:
Indeks Pembangunan Manusia, Inklusif dan Berkelanjutan, Wilayah Kepulauan, Kota BaubauAbstrak
Penelitian ini menganalisis dinamika pembangunan manusia di Kota Baubau yang memiliki keunikan dan karakteristik wilayah kepulauan di Kawasan Timur Indonesia dalam kurun waktu dua dekade (2005–2023). Periode ini dipilih dengan pertimbangan transformasi pemerintahan pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagai upaya pemantapan penyelenggaraan otonomi daerah. Fokusnya mengeksplorasi bagaimana karakteristik kepulauan ditinjau dari trajektori pembangunan manusia serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam konteks geografis yang disorot dari perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, & Saldaña dengan mempertimbangkan kompleksitas sosial-ekonomi wilayah kepulauan. Penelitian menemukan bahwa IPM Kota Baubau meningkat dari 69,70 (2005) menjadi 79,00 (2023), dengan pertumbuhan rata-rata 0,70% per tahun. Dimensi kesehatan mengalami perbaikan signifikan, ditandai oleh peningkatan Angka Harapan Hidup (AHH) dari 69,00 tahun menjadi 74,53 tahun. Dimensi pendidikan menunjukkan pertumbuhan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dari 8,80 tahun menjadi 11,02 tahun yang mencerminkan terjadinya penguatan modal manusia. Dalam dimensi ekonomi, Pendapatan Per Kapita meningkat tajam dari Rp 591.900 menjadi Rp 11.207.000, meskipun pertumbuhan ini tidak selalu diiringi pemerataan. Karenanya, diperlukan kebijakan inklusif. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi perspektif pembangunan wilayah dan karakteristik kepulauan dalam menganalisis dinamika pembangunan manusia, ekonomi, dan sosial di wilayah kepulauan. Penelitian merekomendasikan penguatan intervensi berbasis lokalitas, dengan mempertimbangkan keunikan geografis wilayah kepulauan yang fokus pada pendidikan, kesehatan, dan pemerataan ekonomi untuk mengakselerasi pembangunan manusia dan tujuan pembangunan berkelanjutan.Unduhan
Diterbitkan
2024-05-31
Terbitan
Bagian
Artikel
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Penulis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Dinamika Pembangunan Manusia Inklusif dan Berkelanjutan di Wilayah Kepulauan: Studi Kasus Kota Baubau, 2005-2023. (2024). Kainawa: Jurnal Pembangunan Dan Budaya, 6(1), 7-15. https://doi.org/10.46891/kainawa.6.2024.7-15